Jumat, 11 Juli 2025

Keindahan Mematikan Mossad — Kathrine Pérez Sheked





Di dunia mata-mata, ada drone, satelit, dan alat siber. Tapi terkadang, senjata paling berbahaya… adalah seorang wanita.

Kenalkan Kathrine Pérez Sheked — agen Mossad yang menggoyang Iran dari dalam ke luar. Lahir di Prancis, dilatih oleh badan intelijen teratas Israel, dan ditugaskan dalam salah satu misi paling berani dalam sejarah mata-mata modern.

Dua tahun lalu, Mossad meluncurkan "Misi Iran." Tujuannya? Menembus elit militer Iran dan program nuklirnya. Untuk itu, mereka membutuhkan lebih dari sekadar mata-mata — mereka membutuhkan seseorang yang bisa memikat, menipu, dan menghilang. Orang itu adalah Kathrine.

Setelah pelatihan intensif, dia masuk ke Iran dengan identitas palsu — seorang wanita Eropa spiritual yang telah "menemukan kedamaian" dalam Islam Syiah. Dia mengadopsi kebiasaan lokal, bahasa, dan ritual agama. Penyamarannya sempurna.

Dia memulai dari hal kecil — menjalin hubungan dengan istri-istri perwira militer Iran teratas. Sifatnya yang ramah dan rasa ingin tahunya membuat mereka terpesona. Pesta teh berubah menjadi undangan. Undangan berubah menjadi persahabatan. Segera, dia memiliki akses ke rumah-rumah pria paling berkuasa di Iran.

Dan dari sana… operasi sesungguhnya dimulai.

Di dalam rumah-rumah itu, tidak ada yang mencurigainya. Sementara petugas keamanan sibuk memindai ponsel dan melacak email, Kathrine meluncur dengan senyuman — mengumpulkan foto, denah, dan jadwal pribadi. Dia mengirimkan semuanya langsung ke Mossad.

Dia tidak hanya mengumpulkan data. Dia sedang menyiapkan landasan untuk perang.

Dan pada malam 12 Juni 2025, semuanya terwujud.

Israel melancarkan serangan udara mendadak di seluruh Iran, menargetkan pangkalan militer, bunker rahasia, dan pusat penelitian nuklir. Namun, serangan ini bukan sembarangan — setiap serangan dilakukan dengan presisi, tepat… dan mematikan.

Di antara korban tewas:

* 8 jenderal militer terkemuka**
* 7 ilmuwan nuklir senior**
* 3 komandan intelijen tingkat tinggi**

Setiap dari mereka tanpa sadar telah membiarkan Kathrine masuk ke rumah mereka.

Iran terkejut. Sebelum mereka bisa bereaksi, kepemimpinan teratas mereka dibunuh/dibom oleh Israel.
Ketika lembaga keamanan mereka meluncurkan penyelidikan, mereka akhirnya menemukannya — bukan melalui teknologi, tetapi melalui foto-foto lama yang diambil selama acara keluarga. Di sana dia berada, tersenyum di samping pria-pria yang dia bantu hancurkan.

Tapi saat mereka menyadari siapa dia… dia sudah menghilang.

Poster wajahnya terpampang di seluruh Tehran. Namanya dibisikkan di kalangan militer seperti cerita hantu. Tapi dia sudah pergi. Beberapa orang mengatakan dia melarikan diri melalui pegunungan. Yang lain percaya Mossad membawanya keluar dengan penyamaran yang sangat rahasia.

Apapun kebenarannya, satu hal yang pasti:

Kathrine Pérez Sheked mengubah permainan. Tanpa peluru, tanpa bom — hanya kecantikan, kecerdasan, dan keberanian — dia membantu mengungkap rahasia paling dijaga Iran.

Iran menyebutnya "pelanggaran intelijen manusia paling menghancurkan dalam sejarahnya."

Dan dunia? Dunia tidak akan pernah melupakan wanita yang masuk ke Iran... dan menghancurkannya dari dalam.

Minggu, 29 Juni 2025

Berbagi Nutrisi dengan teman² Fraksi DPRD Kab Cirebon. 



■ Pertama:

Bahwa saling mengingatkan dan menasihati dalam alhaq dan sabar (QS. Al-Ashr) adalah tiang bagi tegaknya masyarakat muslim. Tanpa tiang ini, masyarakat Islami akan roboh. Wajar jika Imam Syafii mengatakan kandungan surah ini memuat sepertiga alQur'an. 

Sabtu, 28 Juni 2025

Iran Dan Hal Yang Membuat Kita Tercengang. 


Kemarin, 24 Juni 2025, di tengah panasnya berita konflik bersenjata antara Iran dan Israel, saya tergerak untuk menghubungi seorang sahabat lama, Pak Haji Mustofa. Beliau seorang qari internasional yang pernah menjuarai MTQ internasional di Iran dan pernah bekerja di Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Jakarta. 

Rabu, 04 Juni 2025

*RAUDHOH* (Episode Haji-2).





■□□□□□□□□□□□□□□□□□□□■

Raudhoh adalah suatu tempat di Masjid Nabawi yang terletak antara mimbar dan rumah Rasulullah. Jamaah haji atau umroh dari seluruh dunia, semuanya menginginkan bisa duduk sejenak beribadah, sholat, dzikir, tilawah alQur'an di Raudhoh. Tempat yang sejuk, nyaman, harum, dan memang beda suasananya. Kerinduan memuncak kepada Rasulullah ﷺ. Air mata berlinang. Ketika sudah duduk, berat rasa meninggalkannya.

Memang Rasulullah ﷺ menyebut khusus tempat ini, tentang keutamaan dan kemuliaannya.

ما بين بيتي ومنبري روضة من رياض الجنة

"Antara rumahku dan mimbarku adalah taman (raudhah) dari taman-taman surga". (HR. Tirmidzi).

Barangsiapa yang shalat di sana seakan-akan ia telah duduk di taman dari taman-taman surga.

Tapi tidak gampang memasuki area ini. Padat sekali. Apalagi Otoritas Masjid Nabawi telah mengeluarkan peraturan bagi jamaah yang ingin masuk Raudhoh. Mulai dari diharuskan dapat perizinan, punya aplikasi, pengaturan tanggal dan jam masuk, pintu masuk hanya yang ditentukan, scan barcode, dan setiap jamaah hanya bisa masuk Raudhoh setahun sekali.

Raudhoh. Riyadhul jannah. Kitapun teringat sabda Rasulullah tentang Riyadhul jannah ini. Suatu hari Anas bin Malik mendengar sabda Rasulullah ﷺ saat mendidik para sahabat:

إِذَا مَرَرْتُمْ بِرِيَاضِ الجَنَّةِ فَارْتَعُوا

"Jika kalian melewati taman-taman surga, maka singgahlah!"

Para sahabat penasaran, apa gerangan yang dimaksud dengan taman surga dan singgah di dalamnya. Menurut penelusuran hadits, misalnya Tirmidzi, Thabrani dan lain-lain,  ada tiga yang disebut sebagai taman surga, yaitu: masjid, majelis dzikir (alQur'an) dan majelis ilmu.

Sebuah tamsil yang indah bagi orang yang benar-benar peka menikmati diksi hadits ini. Singgahlah, maksudnya silakan menikmati dan bersenang-senang di dalamnya.

Beruntunglah orang-orang yang memiliki agenda majelis. Ada yang 2, 3, atau 4 kali sepekan. Apakah subuh, siang, sore, atau malam hari. Apakah sebagai Pembimbing, Pembina, ataupun sebagai Anggota atau murid. Termasuk halaqoh (kelas-kelas) alQur'an.

Bersyukurlah begitu mudahnya kita masuk ke Raudhoh, tanpa desak-desakan, antri, aplikasi, pintu yang padat, dan bisa sesering mungkin kita mau.

Maka nikmatilah majelis-majelis pembinaan itu. Jangan menjauh. Jangan terlambat. Bersungguh-sungguhlah. Jaga wudhu'mu, kenakan pakaian yang bagus, pakai wewangian, buatlah suasana yang menyenangkan, sebab membayangkan engkau berada di taman-taman surga. Pandanglah wajah gurumu, saudara-saudaramu, bayangkan, kelak berkumpul lagi di jannah, bersama orang-orang sholeh, bersama assabiqunal awwalun, para sahabat, dan Pembimbing dan Pemimpin kita, Rasulullah ﷺ

Adapun jika engkau sebagai Guru, Pembimbing atau Pembina, tentu keistimewaannya jauh lebih mulia.

Zul Umar.

*KURIKULUM IBADAH HAJI YANG MENAKJUBKAN*  (Episode Haji-3)




■□□□□□□□□□□□□□□□□□□□□□■

 *"Kita hanya bisa bergerak. Allah yang menentukan hasilnya".* 

Allah sebutkan tentang haji di surah al-Baqarah, berada diantara ayat tentang syariat² Islam lainnya. Ada sholat, shaum, zakat, waris, muamalah, juga jihad. Ada pula secara khusus menjadi nama surah dalam alQur'an, surah alHajj.

Lengkap kurikulum haji itu. Ada aqidah, ibadah, akhlaq, muamalah, dakwah, juga siroh nabawiyah. Ada pembinaan pribadi muslim, keluarga muslim, juga masyarakat islami di atas aqidah dan syariat Islam. Bersatunya muslim dari berbagai penjuru negeri. Solidaritas muslimin, berada di atas perbedaan madzhab dan pemikiran. Islam yang universal, rahmatan lil 'alamin.

Saat pesawat menuju landing, mata memandang tanah (jazirah) Arab, tersentuh jiwa, mengalir air mata. Ya Rabb, inilah tanah dimana dulu kekasih kami, Rasulullah shallallaahu 'alaihi wasallam melaksanakan perintah merintis dan membangun risalah al-Islam. 

يَٰٓأَيُّهَا ٱلْمُدَّثِّرُ   قُمْ فَأَنذِرْ   وَرَبَّكَ فَكَبِّرْ

Disini ia berdakwah. Disini ia menghadapi berbagai tekanan, intrik dan intimidasi. Disini ia membina kader² dakwah, mereka yang melanjutkan estafeta dakwah, hingga sampai pada kami di tanah air. 

Jazirah itu. Di situ pula ia wafat, dipanggil oleh Rabbnya setelah menuntaskan tugasnya. Tidak bergetarkah?

Thawaf itu hebat. Ia memberi vibes kesucian, ketaatan, limpahan rahmat. Thawaf juga kekuatan. Pertama kali Rasulullah melakukannya membuka lengan kanan saat ihram, agar terlihat kekuatan Islam oleh musyrikin Mekah. Fenomena thawaf yang selain membentuk pribadi muslim dengan jiwa yang bersih, tapi juga menggentarkan musuh. 

Sa'i itu perjuangan, pengorbanan dan tawakal. Mengenang pentingnya pembinaan keluarga muslim teladan, Nabiyullah Ibrahim dan Siti Hajar. Keluarga yang berhasil membina anak²nya menjadi Nabi. Abul Anbiya.

Ada mabit di Muzhdalifah, bermalam di hotel sejuta bintang. Ada Mina. Berhenti sejenak untuk kontemplasi, renungan diri secara mendalam. 

وَرَبَّكَ فَكَبِّرْ وَثِيَابَكَ فَطَهِّرْ

Muzdalifah berasal dari kata izdilaf yang berarti al-iqtirab (mendekat) atau al-ijtima' (berkumpul). Mendidik jiwa betapa pentingnya selalu mendekat (taqarrub) pada Allah Sang Pencipta dan Pengatur Alam, Allah arRahman arRahim. Rasulullah banyak berdzikir malam itu. Jamaah mengambil kerikil, bak pasukan tentara yang sedang menyiapkan tenaga dan senjata untuk memutar melawan musuh laten, setan yang terkutuk. Ada praktek ukhuwah juga di sana.

Lontar jumrah, melempar sifat angkuh, iri dengki, dan sifat setan lainnya. Lempar itu mensimulasikan atau mempraktekkan akhlak agar tidak sebatas teori.

وَٱلرُّجْزَ فَٱهْجُرْ

Wuquf di Arafah. Puncak haji. tersentuh iman yang mendalam. Terutama iman kepada Allah dan hari Akhir yang banyak disebut dalam alQur'an secara bergandengan pada bacaan yang selalu mengetuk jiwa. Terbayang pengadilan padang mahsyar dan hari kebangkitan yang beberapa kali Allah sebutkan dalam alQuran dengan penekanan yang amat kuat. Wuquf juga tentang pertanggungjawaban! Ada muhasabah, muraqabah. Wuquf juga menggambarkan pembentukan masyarakat muslim yang kuat dan persaudaraan. 

Itulah Haji. Bergerak dinamis dari satu tempat ke tempat lain. Move! 

Itu semua tercapai jika dilakukan dengan ruh. Bukan sekedar fisik. 

Betapa sayang jika jamaah muslimin tak sempat menikmati ruh nya. Tersita sekedar hafalan² bacaan, atau buku yang digantung dileher. Mata dan perhatian hanya tertuju pada buku. Meskipun itu penting.

Perjalanan haji. Belum turun pesawat, baru melihat padang pasir dari atas saja sudah bercucuran air mata. Dan termotivasi setia membela Islam dan muslimin. 

Allahumma hajjan mabruran. Kebaikan yang melimpah, tumpah ruah. Mabruran adalah isim maf'ul berupa kata pasif. Artinya Allah yang menjadikan, menurunkan, dan memberikan limpahan kebaikan itu, pada jamaah haji yang Ia kehendaki. Kita hanya bisa bergerak...

Semoga Allah memilih kita mendapatkan hajjan mabruran.

Zul Umar.
DNAPemenang.

Apakah PKS sudah berubah?



Oleh : ustadz Tifatul Sembiring

Masih banyak yang penasaran tentang sikap PKS di Pilkada 2024.
Bismillahirrahmanirrahim..
  1. Insya Allah PKS masih seperti yang dulu, tidak berubah. Azasnya tetap Islam dan cita2nya tetap Terwujudnya Indonesia yang berkeadilan, sejahtera dan bermartabat.
  2. Insya Allah PKS tetap dalam rel dan koridor amanah reformasi yang berdasarkan kepada Pancasila dan UUD NRI tahun 1945. Upaya2 yang sungguh2 melakukan perubahan untuk Indonesia yang lebih baik, serta penyelamatan bangsa dan NKRI.

Selasa, 03 Juni 2025

Di Tanah Itu Bermulanya (Episode Haji-1)

■□□□□□□□□□□□□□□□□□□□■

Bersyukur dan beruntungnya saudara² kita yang sedang menunaikan haji. Mereka sedang berada di tanah dan udara tempat ayat² Allah turun, diterima oleh Rasulullah, diantar oleh pemimpin malaikat, Jibril.