Selasa, 20 Agustus 2019

Taushiyah Imam Shamsi Ali: Marriage is a Life Journey




Imam Shamsi Ali

NEW YORK l duta.co – Salah satu kenikmatan hidup yang Allah siapkan bagi hamba-hambaNya adalah pernikahan. Pernikahan adalah sebuah peristiwa penting dalam hidup manusia. Bahkan tidak mengherankan jika aturan yang paling detail dalam agama ini adalah urusan rumah tangga.

Betapa tidak. Dari awal proses mencari calon pasangan hidup, hingga pernikahan itu sendiri. Dari urusan paling privat (hubungan suami isteri), hingga ke pendidikan anak. Dari bagaimana menumbuh suburkan tali ikatan keluarga, hingga (Semoga tidak terjadi) ketika harus terjadi perceraian. Dari ketika anak lahir, hingga ketika ada yang meninggal dunia dengan urusan warisan. Semuanya diatur secara jelas dan detail oleh agama ini.

Kamis, 08 Agustus 2019

Dzikir Sore – Al Ma’tsurat Kubro





المَأْثُوْرَاتُ الْكُبْرَى

اَعُوذُ بِاللهِ السَّمِيْعِ الْعَلِيْمِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ


A’udzubillaahis samii’il ‘aliimi minassyaithoonirrojiim

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ * الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ * الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ * مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ * إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ * اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ * صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ

Bismillahirrohmaanirrohiim – Al hamdulillaahirobbil ‘aalamiin – Ar rohmaanir rohiim – Maaliki yaumid diin – Iyya ka na’budu wa iyya ka nasta ‘iin -Iihdinash shiroothol mustaqiim – Shirootol ladzina an’amta ‘alaihim ghoiril magh dhuu bi ‘alaihim wa ladh dhool liin
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang (1) Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. (2) Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. (3) Yang menguasai di Hari Pembalasan. (4) Hanya Engkaulah yang kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan. (5) Tunjukilah kami jalan yang lurus, (6) (yaitu) Jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat. (7) (QS. Al-Fatihah : 1 – 7).

Bacaan Lengkap Doa Tahlil dan Doa Arwah



Bacaan doa tahlil dan doa arwah biasa dibaca setelah membaca Yasin dan tahlil pada malam Jumat. 

Doa tahlil atau doa arwah ini berisi permohonan agar Allah menerima semua bacaan Al-Qur’an dan zikir tahlil sebagai tambahan amal kebaikan bagi arwah yang didoakan. Doa ini jug terdiri atas permohonan ampunan dan rahmat-Nya untuk arwah ahli kubur yang didoakan.


اَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ. بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنْ الرَّحِيْمِ. الْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ حَمْدَ الشَّاكِرِيْنَ حَمْدَ النَّاعِمِيْنَ حَمْدًا يُّوَافِى نِعَمَهُ وَيُكَافِىءُ مَزِيْدَهُ، يَا رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ كَمَا يَنْبَغِيْ لِجَلَالِ وَجْهِكَ وَعَظِيْمِ سُلْطَانِكَ. سُبْحَانَكَ لَا نُحْصِى ثَنَاءً عَلَيْكَ أَنْتَ كَمَا أَثْنَيْتَ عَلَى نَفْسِكَ، فَلَكَ الحَمْدُ قَبْلَ الرِّضَى وَلَكَ الحَمْدُ بَعْدَ الرِّضَى وَلَكَ الحَمْدُ إِذَا رَضِيْتَ عَنَّا دَائِمًا أَبَدًا.

Artinya, “Aku berlindung kepada Allah dari setan yang dilontar. Dengan nama Allah yang maha pengasih, lagi maha penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan seru sekalian alam sebagai pujian orang yang bersyukur, pujian orang yang memperoleh nikmat sama memuji, pujian yang memadai nikmat-Nya, dan pujian yang memungkinkan tambahannya. Tuhan kami, hanya bagi-Mu segala puji sebagaimana pujian yang layak bagi kemuliaan dan keagungan kekuasaan-Mu.”

Rabu, 24 Juli 2019

Kenali Tiga Sumber Kesalahan Manusia



Setiap kesalahan pasti ada asalnya dan setiap pelanggaran pasti ada sumbernya. Apabila kita menengok pada ayat-ayat Al-Qur’an, setidaknya kita akan menemukan tiga sumber kesalahan manusia.

1. Melakukan Sesuatu Atas Dasar Keraguan.
Seringkali manusia melangkah atas dasar keraguan. Belum memiliki informasi yang pasti, ia sudah berani menuduh orang. Belum mendapatkan data yang valid, ia sudah berani mengambil keputusan.
Andaikan manusia selalu melangkah berdasarkan keyakinan, maka ia tidak akan terjerumus dalam kesalahan. Bahkan Al-Qur’an seringkali mengingatkan dalam ayat-ayat sucinya seperti ketika berkhitob kepada Nabi Muhammad saw.

Sabtu, 13 Juli 2019

Dampak Buruk Ujub (Riya)



Bismillaahirrohmaanirrohiim 
Assalamu'alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh,

Ujub mengakibatkan dampak buruk yang banyak, diantaranya :

1. Orang Yang Ujub Akan Membuahkan Kesombongan.
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam mengancam orang yang sombong tidak akan masuk Jannah. Sombong itu menolak kebenaran dan meremehkan manusia...
2. Orang Yang Ujub Tidak Merasa Bersalah/Berdosa.
Orang yang tidak merasa berdosa tidak akan meminta ampun kepada Allah.
Bagaimana mungkin dia akan bertaubat dari dosa ujub sedangkan dirinya merasa tidak berdosa...?
Padahal setiap muslim butuh ampunan dan penerimaan taubat dari Allah...

3. Orang Yang Ujub Akan Selalu Merasa Dirinya Benar.

Ia bersikeras dengan keyakinannya meskipun dalam kesesatan...
Allah berfirman yang artinya,
"Katakanlah (Muhammad), apakah perlu Kami beritahukan kepada kalian, orang-orang yang paling merugi amal perbuatan mereka...? (Yaitu) orang-orang yang sesat usaha mereka dalam kehidupan dunia, sedangkan mereka mengira telah berbuat sebaik - baiknya..."
(Surat Al Kahfi 103-104)
Orang yang ujub tidak mau mendengar orang yang menasihatinya dan tidak suka kepada orang yang mengkritiknya. Ia juga enggan untuk bertanya kepada orang yang lebih berilmu darinya dalam masalah yang belum dipahaminya...
Orang yang ujub tidak suka bermusyawarah dan meminta pendapat orang lain. Bahkan ia enggan untuk shalat istikharah, ia bangga tidak suka shalat istikharah padahal Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam mengajarkan para sahabat radhiallahu anhum untuk shalat istikharah dalam setiap perkara...
Orang yang ujub senang tampil beda, suka berdebat untuk mencari pembenaran... 

4. Orang Yang Ujub Tidak Akan Bersyukur Kepada Allah.
Karena ia melupakan Allah sebagai Pemberi segala nikmat, karunia dan taufik. Kufur nikmat membuahkan adzab yang pedih dari Allah...

5. Orang Yang Ujub Merasa Berjasa Kepada Allah.

Ia akan meremehkan dosa, dan menganggap sudah banyak tabungan akhiratnya. Padahal tidak ada jaminan setiap amal kebaikan yang kita lakukan itu diterima Allah.
Meremehkan dosa merupakan tanda orang munafik. Meremehkan dosa akan menjerumuskan kepada dosa besar yang membinasakannya...

6. Orang Yang Ujub Mengungkit Kepada Manusia Kebaikannya.
Mengungkit kebaikan itu menghapuskan amal kebaikan...

7. Orang Yang Ujub Merasa Dirinya Orang Suci Dan Sempurna...
Ia merasa sebagai orang yang superior. Allah melarang kita mensucikan diri.
... فلا تزكوا أنفسكم... 
"...Janganlah kalian menganggap diri kalian suci..."(Surat An Najm 32)

Sadarilah akan segala kekurangan diri untuk terus kita perbaiki dalam rangka mensucikan jiwa. Hanya Allah saja yang berkuasa untuk mensucikan jiwa kita...
"Kalaulah bukan karena karunia Allah dan rahmatNya kepada kalian niscaya tidak ada seorang pun yang suci (bersih dari perbuatan keji dan mungkar) selama lamanya, tetapi Allah membersihkan siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Mendengar, Maha Mengetahui..."
(Surat An Nuur 21)
اللهم آت نفسي تقواها وزكها انت خير من زكاها انت وليها ومولاها
"Ya Allah berilah kepada jiwaku ketakwaannya dan sucikanlah jiwaku, Engkau sebaik baik Yang mensucikan jiwa, Engkau Pelindung jiwa dan pemiliknya..."

Oleh : Fariq Gasim Anuz

Sumber : Pengajian Kalam Salam, Khrisna Satria Gunawan

Kamis, 11 Juli 2019

Manusia Monyet


Dan sesungguhnya telah kamu ketahui orang-orang yang melanggar di antaramu pada hari Sabtu, lalu Kami berfirman kepada mereka: "Jadilah kamu kera yang hina".(QS. Al-Baqarah:65)

Manusia monyet adalah manusia yang memiliki perangai dan sikap seperti monyet. Tidak berbeda dengan monyet yang ada di hutan atau yang dipelihara oleh manusia seperti di kebun binatang. 

Rabu, 26 Juni 2019

Mulai dengan Ikhlash, Jalani dengan Ikhlash, dan Akhiri dengan Ikhlash


Alhamdulillah, segala puji hanya milik Allah. Waktu berjalan, beriring dengan tuntunan dan hidayah Allah subhaanahu wa ta’aala kepada kita semua. Beriring dengan limpahan kenikmatan yang tak terhitung untuk kita semua. 

Beriring dengan perlindungan Allah yang selalu dan diberikan kepada kita, hingga kita terhindar dari berbagai penyimpangan yang mengalihkan langkah kita dari ridha-NYA. 

Mari kita syukuri lebih jauh lagi, keberadaan kita di jalan dakwah ini. Sebuah jalan yang mustahil kita temukan dengan semata kualitas diri yang jauh dari kesempurnaan. Suatu jalan yang takkan mungkin kita ada di sana, kecuali karena Allah memberikan anugerah-NYA kepada kita untuk ada di sini, dan Allah memilih kita dari bermiliar ummat-NYA di muka bumi ini.