Selasa, 20 November 2018

"Orang Baik" Itu Banyak Teman, Tetapi "Penyeru Kebaikan" Akan Banyak Musuh*





Imam Ibnu Qudamah pernah ditanya :
"Apa_bedanya_Orang_Baik (Shalih) dan Penyeru Kebaikan (Mushlih)?"
Beliau menjawab:

 الصالح خيره لنفسه والمصلح خيره لنفسه ولغيره.
Orang Baik (Shalih), melakukan kebaikan untuk dirinya, sedangkan Penyeru Kebaikan (Muslih) mengerjakan kebaikan untuk dirinya dan untuk orang lain.

الصالح  تحبُه الناس. والمصلح تعاديه الناس .
Orang Baik, dicintai manusia,Penyeru Kebaikan dimusuhi manusia.

Beliau ditanya lagi oleh muridnya,
"Kenapa_demikian ?"
Jawabnya:

الحبيب المصطفى(صلى الله عليه وسلم) قبل البعثة أحبه قومه  لأنه صالح .
Rasulullah sebelum diutus sebagai Rasul, beliau dicintai oleh kaumnya karena beliau adalah orang baik.
ولكن لما بعثه الله تعالى صار مصلحًا فعادوه وقالوا ساحر كذاب مجنون.
Namun ketika Allah ta'ala mengutus nya sebagai Penyeru Kebaikan, kaum nya langsung memusuhinya dengan menggelarinya sebagai Tukang sihir, Pendusta, Gila, dll.

Ibnu Qudamah kemudian menambah kan:
 لأن المصلح يصطدم بصخرة 

أهواء من يريد أن يصلح من فسادهم
Karena Penyeru Kebaikan 'menyikat' batu besar nafsu angkara dan memperbaikinya dari kerusakan.
Itulah sebabnya kenapa Luqman al Hakim menasihati anaknya agar #BERSABAR ketika melakukan perbaikan, karena dia pasti akan menghadapi permusuhan. Disebutkan dalam Al Quran:
يا بني أقم الصلاة وأمر بالمعروف وانهَ عن المنكر واصبر على ما أصابك. 

"(Lukman berkata) Hai anakku tegakkan shalat, perintahkan kebaikan, laranglah kemungkaran, dan bersabar lah atas apa yang menimpamu."

Berkata Ahlul Ilmi:

مصلحٌ واحدٌ أحب إلى الله من آلاف الصالحين.
"Satu penyeru kebaikan lebih dicintai Allah daripada ribuan orang baik (yang tidak menyerukan kebaikkan)."
Sesungguhnya melalui penyeru kebaikan itulah, Allah menjaga umat ini. Sedang orang baik hanya cukup menjaga dirinya sendiri.
Maka marilah kita berusaha dengan sungguh-sungguh untuk menjadi penyeru kebaikkan.

Biodata Rasulullah S.A.W


Nama :
Muhammad bin Abdullah bin Abdul Muttalibs bin Hashim
Tarikh lahir :
Subuh hari Isnin, 12 Rabiulawal_ bersamaan 20 April 571 Masehi
(dikenali sebagai Tahun Gajah; sempena peristiwa tentera bergajah Abrahah yang menyerang kota Kaabah)
Tempat lahir :
Di rumah Abu Talib, Makkah Al-Mukarramah.
Nama Ayah :
Abdullah bin Abdul Muttalib bin Hashim.

Rabu, 14 November 2018

Sifat Generasi Yang Dijanjikan Kemenangan



Mari sama-sama kita simak firman Allah SWT,
“Allah telah menjanjikan kepada orang-orang diantara kamu yang beriman dan yang mengerjakan kebaikan, bahwa Dia sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di bumi sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka dengan agama yang telah Dia ridhai. Dan Dia benar-benar mengubah (keadaan) mereka, setelah berada dalam ketakutan menjadi aman sentosa. Mereka (tetap) menyembah-Ku dengan tidak mempersekutukan-Ku dengan sesuatu pun. Tetapi barangsiapa (tetap) kafir setelah (janji) itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik”. (an-Nur: 55)
Ayat ini menghembuskan ketenangan di hati orang-orang beriman, bahwa setiap orang yang beriman kepada Allah pasti mendapatkan janji tersebut. Janji Allah pasti benar dan ditepati.

Karena itu, Allah mengungkapkannya dengan kata kerja bentuk lampau (wa’ada). Firman Allah: 

Thalut, Dawud, Jalut; Anugerah Kepemimpinan, Seleksi Ketaatan dan Runtuhnya Mitos Kezhaliman

Tadabbur Surat Al-Baqarah Ayat 246-252:

Dari Tamhish menuju Tsabat

Sejak salah satu ulama sepuh berhasil digandeng petahana, kuat firasat saya, bahwa akan ada beberapa ulama lain yang juga menyeberang. Kilatan kekuasaan memang begitu menggoda, melenakan mereka yang kena sorotannya. Lupa HRS belum bisa kembali, lupa ABB yang diperlakukan tidak manusiawi, lupa ulama dan ummat yang makin sering dikriminalisasi. 

Masa-masa kritis seperti ini, saat dolar tembus 15 rebu, hutang luar negeri diatas 5 ribu trilyun, adalah ujian sebenarnya dari positioning kita. Inilah proses tamhish menuju tsabat, yang digambarkan sempurna oleh Al-Quran, surat Al-Baqarah 246-252. 

Saya copaskan disini tafsirnya, untuk memudahkan anda. Terus terang, penggalan cerita ini adalah salah satu ayat-ayat favorit saya.

Rabu, 31 Oktober 2018

9 Kitab Hadits Dan Terjemahan




  • Tersedia Online, tidak perlu diinstal dan tidak menyita memori penyimpanan HP.
  • Teks arab dan terjemahan dapat disalin/copy.
  • Fasilitas pencarian kata dalam bahasa arab dan indonesia, ataupun berdasarkan nomor hadits.
  • Dilengkapi derajat/kedudukan hadits, sanad, biografi imam, dll.

Terdiri dari:
1. Sahih Bukhari
2. Sahih Muslim
3. Sunan Abu Daud
4. Sunan At-Tirmidzi
5. Sunan An-Nasa'i
6. Sunan Ibnu Majah
7. Musnad Ahmad
8. Muwatha' Malik
9. Sunan Ad-Darimi
Plus Al-Qur'an al-Karim

Segera kunjungi dan simpan web ini di HP/Laptop anda:
http://kutubun.com
Ayo Ikut Menyebarkan Sumber Keilmuan Islam

Senin, 29 Oktober 2018

Sabar : Keajaiban Seorang Mukmin




Dari Suhaib r.a., bahwa Rasulullah saw. bersabda, 
“Sungguh menakjubkan perkaranya orang yang beriman, karena segala urusannya adalah baik baginya. Dan hal yang demikian itu tidak akan terdapat kecuali hanya pada orang mukmin; yaitu jika ia mendapatkan kebahagiaan, ia bersyukur, karena (ia mengetahui) bahwa hal tersebut merupakan yang terbaik untuknya. Dan jika ia tertimpa musibah, ia bersabar, karena (ia mengetahui) bahwa hal tersebut merupakan hal terbaik bagi dirinya.” (HR. Muslim) 

Rabu, 10 Oktober 2018

20 Macam Type Hati Manusia Yang Terdapat Di Dalam Al-Qur’an, Yang Manakah Hati Kita?




Setiap manusia mempunyai hati.

Dan dari hati tersebutlah yang memerintahkan manusia didalam semua gerak dan aktifitasnya...

Ingatlah bahwa ada 20 (dua puluh) macam sifat hati manusia yang disebutkan di dalam Al-Qur’anul Karim, yaitu :

‎القلبُ السَّلِيْمْ : 
‎وهو مخلص لله وخالٍ من الكفر والنفاق والرذيلة . 
‎{ إِلَّا مَنْ أَتَى اللَّـهَ بِقَلْبٍ سَلِيمٍ } 
‎﴿الشعراء: ٨٩﴾

1. Hati yang SALIM, yang selamat dan suci...
"Yaitu hati yang ikhlas dan kosong dari sifat kufur, munafik, dan kotoran."
(QS. Asy-syuara : 89)