Rabu, 14 November 2018

Thalut, Dawud, Jalut; Anugerah Kepemimpinan, Seleksi Ketaatan dan Runtuhnya Mitos Kezhaliman

Tadabbur Surat Al-Baqarah Ayat 246-252:

Dari Tamhish menuju Tsabat

Sejak salah satu ulama sepuh berhasil digandeng petahana, kuat firasat saya, bahwa akan ada beberapa ulama lain yang juga menyeberang. Kilatan kekuasaan memang begitu menggoda, melenakan mereka yang kena sorotannya. Lupa HRS belum bisa kembali, lupa ABB yang diperlakukan tidak manusiawi, lupa ulama dan ummat yang makin sering dikriminalisasi. 

Masa-masa kritis seperti ini, saat dolar tembus 15 rebu, hutang luar negeri diatas 5 ribu trilyun, adalah ujian sebenarnya dari positioning kita. Inilah proses tamhish menuju tsabat, yang digambarkan sempurna oleh Al-Quran, surat Al-Baqarah 246-252. 

Saya copaskan disini tafsirnya, untuk memudahkan anda. Terus terang, penggalan cerita ini adalah salah satu ayat-ayat favorit saya.

Rabu, 31 Oktober 2018

9 Kitab Hadits Dan Terjemahan




  • Tersedia Online, tidak perlu diinstal dan tidak menyita memori penyimpanan HP.
  • Teks arab dan terjemahan dapat disalin/copy.
  • Fasilitas pencarian kata dalam bahasa arab dan indonesia, ataupun berdasarkan nomor hadits.
  • Dilengkapi derajat/kedudukan hadits, sanad, biografi imam, dll.

Terdiri dari:
1. Sahih Bukhari
2. Sahih Muslim
3. Sunan Abu Daud
4. Sunan At-Tirmidzi
5. Sunan An-Nasa'i
6. Sunan Ibnu Majah
7. Musnad Ahmad
8. Muwatha' Malik
9. Sunan Ad-Darimi
Plus Al-Qur'an al-Karim

Segera kunjungi dan simpan web ini di HP/Laptop anda:
http://kutubun.com
Ayo Ikut Menyebarkan Sumber Keilmuan Islam

Senin, 29 Oktober 2018

Sabar : Keajaiban Seorang Mukmin




Dari Suhaib r.a., bahwa Rasulullah saw. bersabda, 
“Sungguh menakjubkan perkaranya orang yang beriman, karena segala urusannya adalah baik baginya. Dan hal yang demikian itu tidak akan terdapat kecuali hanya pada orang mukmin; yaitu jika ia mendapatkan kebahagiaan, ia bersyukur, karena (ia mengetahui) bahwa hal tersebut merupakan yang terbaik untuknya. Dan jika ia tertimpa musibah, ia bersabar, karena (ia mengetahui) bahwa hal tersebut merupakan hal terbaik bagi dirinya.” (HR. Muslim) 

Rabu, 10 Oktober 2018

20 Macam Type Hati Manusia Yang Terdapat Di Dalam Al-Qur’an, Yang Manakah Hati Kita?




Setiap manusia mempunyai hati.

Dan dari hati tersebutlah yang memerintahkan manusia didalam semua gerak dan aktifitasnya...

Ingatlah bahwa ada 20 (dua puluh) macam sifat hati manusia yang disebutkan di dalam Al-Qur’anul Karim, yaitu :

‎القلبُ السَّلِيْمْ : 
‎وهو مخلص لله وخالٍ من الكفر والنفاق والرذيلة . 
‎{ إِلَّا مَنْ أَتَى اللَّـهَ بِقَلْبٍ سَلِيمٍ } 
‎﴿الشعراء: ٨٩﴾

1. Hati yang SALIM, yang selamat dan suci...
"Yaitu hati yang ikhlas dan kosong dari sifat kufur, munafik, dan kotoran."
(QS. Asy-syuara : 89)

Minggu, 02 September 2018

Para Pengkhianat Itu Akan Dimakan Anjing-Anjing Kurap Milik Musuh


SEJARAH SELALU BERULANG

Ketika pasukan Jenghis Khan  (Wafat 18 Agustus 1227, Yinchuan-China) mulai merangsak memasuki kota Islam Bukhara ( sekarang berada di negara Uzbekistan, yaitu sebuah kota agung kotanya Imam Ahli Hadis yaitu Imam Bukhari) dan ketika pasukan Tatar tersebut sudah memblokade dan mengepung kota muslim tersebut pada tahun 1220M, maka Jenghis Khan pun menyeru kepada penduduk kota Bukhara untuk menyerah dan jaminan keamanan mereka berada dibawah kekuasaan Pasukan Mongol tersebut. 

Selasa, 28 Agustus 2018

Rejeki



  
Yang kerja keras belum tentu mendapat banyak.
Yang kerja sedikit belum tentu mendapat sedikit.

Karena sesungguhnya sifat Rezeki adalah mengejar, bukan dikejar.
Rezeki akan mendatangi,
bahkan akan mengejar,
hanya kepada orang yang pantas didatangi….

Maka, pantaskan dan patutkan diri untuk pantas di datangi, atau bahkan dikejar rezeki.
Inilah hakikat ikhtiar…

Setiap dari kita telah ditetapkan rezekinya sendiri-sendiri.

Hadits Ke Dua Puluh Empat


عَنْ أَبِي ذَرٍّ الْغِفَارِي رَضِيَ اللهُ عَنْهُ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِيْمَا يَرْوِيْهِ عَنْ رَبِّهِ عَزَّ وَجَلَّ أَنَّهُ قَالَ : يَا عِبَادِي إِنِّي حَرَّمْتُ الظُّلْمَ عَلىَ نَفْسِي وَجَعَلْتُهُ بَيْنَكُمْ مُحَرَّماً، فَلاَ تَظَالَمُوا . يَا عِبَادِي كُلُّكُمْ ضَالٌّ إِلاَّ مَنْ هَدَيْتُهُ، فَاسْتَهْدُوْنِي أَهْدِكُمْ . يَا عِبَادِي كُلُّكُمْ جَائِعٌ إِلاَّ مَنْ أَطْعَمْتُهُ فَاسْتَطْعِمُوْنِي أَطْعِمْكُمْ . يَا عِبَادِي كُلُّكُمْ عَارٍ إِلاَّ مَنْ كَسَوْتُهُ فَاسْتَكْسُوْنِي أَكْسُكُمْ . يَا عِبَادِي إِنَّكُمْ تُخْطِئُوْنَ بِاللَّيْلِ وَالنَّهَارِ وَأَناَ أَغْفِرُ الذُّنُوْبَ جَمِيْعاً، فَاسْتَغْفِرُوْنِي أَغْفِرْ لَكُمْ، يَا عِبَادِي إِنَّكُمْ لَنْ تَبْلُغُوا ضُرِّي فَتَضُرُّوْنِي، وَلَنْ تَبْلُغُوا نَفْعِي فَتَنْفَعُوْنِي . يَا عِبَادِي لَوْ أَنَّ أَوَّلَكُمْ وَآخِرَكُمْ وَإِنْسَكُمْ وَجِنَّكُمْ كَانُوا عَلَى أَتْقَى قَلْبِ رَجُلٍ وَاحِدٍ مِنْكُمْ مَا زَادَ ذَلِكَ فِي مُلْكِي شَيْئاً . يَا عِبَادِي لَوْ أَنَّ أَوَّلَكُمْ وَآخِرَكُمْ وَإِنْسَكُمْ وَجِنَّكُمْ كَانُوا عَلَى أَفْجَرِ قَلْبِ رَجُلٍ وَاحِدٍ مِنْكُمْ مَا نَقَصَ ذَلِكَ مِنْ مُلْكِي شَيْئاً . يَا عِبَادِي لَوْ أَنَّ أَوَّلَكُمْ وَآخِرَكُمْ وَإِنْسَكُمْ وَجِنَّكُمْ قَامُوا فِي صَعِيْدٍ وَاحِدٍ فَسَأَلُوْنِي فَأَعْطَيْتُ كُلَّ وَاحِدٍ مَسْأَلَتَهُ مَا نَقَصَ ذَلِكَ مِمَّا عِنْدِي إِلاَّ كَمَا يَنْقُصُ الْمَخِيْطُ إِذَا أُدْخِلَ الْبَحْرَ . يَا عِبَادِي إِنَّمَا هِيَ أَعَمَالُكُمْ أُحْصِيْهَا لَكُمْ ثُمَّ أُوْفِيْكُمْ إِيَّاهَا فَمَنْ وَجَدَ خَيْراً فَلْيَحْمَدِ اللهَ وَمَنْ وَجَدَ غَيْرَ ذَلِكَ فَلاَ يَلُوْمَنَّ إِلاَّ نَفْسَهُ . 
[رواه مسلم] 

Terjemah hadits / ترجمة الحديث : 

Dari Abu Dzar Al Ghifari radhiallahuanhu dari Rasulullah shollallohu ‘alaihi wa sallam sebagaimana beliau riwayatkan dari Rabbnya Azza Wajalla bahwa Dia berfirman: Wahai hambaku, sesungguhya aku telah mengharamkan kezaliman atas diri-Ku dan Aku telah menetapkan haramnya (kezaliman itu) diantara kalian, maka janganlah kalian saling berlaku zalim. Wahai hambaku semua kalian adalah sesat kecuali siapa yang Aku beri hidayah, maka mintalah hidayah kepada-Ku niscaya Aku akan memberikan kalian hidayah. Wahai hambaku, kalian semuanya kelaparan kecuali siapa yang aku berikan kepadanya makanan, maka mintalah makan kepada-Ku niscaya Aku berikan kalian makanan. Wahai hamba-Ku, kalian semuanya telanjang kecuali siapa yang aku berikan kepadanya pakaian, maka mintalah pakaian kepada-Ku niscaya Aku berikan kalian pakaian. Wahai hamba-Ku kalian semuanya melakukan kesalahan pada malam dan siang hari dan Aku mengampuni dosa semuanya, maka mintalah ampun kepada-Ku niscaya akan Aku ampuni. Wahai hamba-Ku sesungguhnya tidak ada kemudharatan yang dapat kalian lakukan kepada-Ku sebagaimana tidak ada kemanfaatan yang kalian berikan kepada-Ku. Wahai hambaku seandainya sejak orang pertama di antara kalian sampai orang terakhir, dari kalangan manusia dan jin semuanya berada dalam keadaan paling bertakwa di antara kamu, niscaya hal tersebut tidak menambah kerajaan-Ku sedikitpun. Wahai hamba-Ku seandainya sejak orang pertama di antara kalian sampai orang terakhir, dari golongan manusia dan jin di antara kalian, semuanya seperti orang yang paling durhaka di antara kalian, niscaya hal itu mengurangi kerajaan-Ku sedikitpun juga. Wahai hamba-Ku, seandainya sejak orang pertama di antara kalian sampai orang terakhir semuanya berdiri di sebuah bukit lalu kalian meminta kepada-Ku, lalu setiap orang yang meminta Aku penuhi, niscaya hal itu tidak mengurangi apa yang ada pada-Ku kecuali bagaikan sebuah jarum yang dicelupkan di tengah lautan. Wahai hamba-Ku, sesungguhnya semua perbuatan kalian akan diperhitungkan untuk kalian kemudian diberikan balasannya, siapa yang banyak mendapatkan kebaikaan maka hendaklah dia bersyukur kepada Allah dan siapa yang menemukan selain (kebaikan) itu janganlah ada yang dicela kecuali dirinya. 
(Riwayat Muslim)